Beda Expanded Polystyrene (EPS) dengan Styrofoam

Banyak orang salah kaprah menyamakan antara Expanded Polystyrene (EPS) dengan Styrofoam di dunia perhelman.
Walaupun sebenarnya ada perbedaan antara Expanded Polystyrene (EPS) dengan Styrofoam. Berikut ini adalah sedikit paparannya.
Expanded Polystyrene (EPS) adalah busa sel tertutup yang kaku dan tangguh dengan kisaran kepadatan normal antara 11 hingga 32 kg / m3. EPS biasanya berwarna putih dan terbuat dari pre-expanded polystyrene beads. EPS digunakan untuk wadah makanan, lembaran cetakan untuk insulasi bangunan, dan bahan pengemas baik sebagai balok padat atau yang dibentuk untuk mengakomodasi barang yang akan dilindunginya atau sebagai "kemasan pembungkus" yang longgar yang dapat memuat barang-barang yang rapuh di dalam EPS tersebut. EPS yang digunakan sebagai liner dalam helm memiliki kualitas yang lebih tinggi daripada EPS yang digunakan untuk pengemasan gelas sekali pakai, pengemasan alat elektronik, kemasan pendingin, kemasan barang-barang rapuh dan atau kemasan popcorn. Tetapi proses pembuatannya cukup mirip.
EPS pada helm terdapat di sebelah dalam dari outer shell yang berperan pentingnya dalam keselamatan yaitu sebagai lapisan penyangga prokteksi terhadap energi benturan. EPS ini memberikan efek bantalan yang berfungsi menahan goncangan sewaktu helm mengalami benturan dan memberikan efek peredaman terhadap energi benturan sehingga tidak ada benturan berlebihan yang langsung mengenai kepala pemakainya. Lapisan ini sama seperti lapisan outer shell pada helm, juga berfungsi terutama untuk menyebarkan energi benturan yang diterima oleh helm, menyebar ke seluruh sisi helm sehingga tidak ada benturan berlebihan di satu titik dibagian helm sehingga tidak ada benturan berlebihan yang langsung mengenai kepala pemakainya sehingga kepala dapat terhindar dari cidera.