Mengenal Struktur Helm

Menurut Wikipedia, Helm (bahasa Belanda: Helm) adalah bentuk perlindungan tubuh yang dikenakan di kepala dan biasanya dibuat dari metal atau bahan keras lainnya seperti kevlar, serat resin, atau plastik.
Inti mekanisme perlindungan helm adalah penyerapan dan penyebaran momentum energi benturan yang diterima ke seluruh bagian helm sehingga tidak ada energi benturan berlebihan di satu titik atau lebih. Oleh karenanya meski terdapat berbagai bentuk helm, bentuk dan strukturnya selalu harus mempertimbangkan kemampuannya untuk menyerap dan penyebaran momentum energi benturan. Ukuran dan beratnya helm juga merupakan pertimbangan lain sebab ukuran yang lebih besar dari semestinya juga meningkatkan risiko terhadap pengguna saat terjadi benturan atau kecelakaan.
Lalu seperti apa struktur helm yang ideal untuk keamanan berkendara?
1. Lapisan luar yang keras (outer shell)
Lapisan ini didesain untuk dapat pecah jika mengalami benturan untuk mengurangi dampak tekanan sebelum sampai ke kepala. Lapisan ini biasanya terbuat dari bahan polycarbonate, komposit dan atau serat karbon. Lapisan ini berfungsi terutama untuk menyebarkan energi benturan yang diterima oleh helm, menyebar ke seluruh sisi helm sehingga tidak ada benturan berlebihan di satu titik dibagian helm.